BERITA

Archipelago International Menandatangani Hotel Aston Keempat di Bandung

Archipelago International Menandatangani Hotel Aston Keempat di Bandung

26 Oktober 2015

Archipelago International Menandatangani Hotel Aston Keempat di Bandung

Jakarta, 26 Oktober 2015 - Dengan semakin meningkatnya popularitas kota Bandung di kalangan wisatawan lokal membuat Archipelago International, salah satu manajemen hotel di Indonesia yang berkembang dengan cepat, baru-baru ini mengumumkan penandatanganan dengan PT. Adi Cipta Group untuk properti baru, Aston Rendezvous Setiabudi di Bandung. Hotel ini dijadwalkan untuk beroperasi pada kuartal ketiga tahun 2017, hotel ini akan menjadi hotel Aston keempat di Bandung.

Berlokasi di Jalan Setiabudi, hotel ini hanya berjarak 30 menit dari Bandara Husein Sastranegara. Dengan lokasi yang strategis menjadikan hotel ini berdekat dengan tempat-tempat wisata yang terkenal seperti Floating Market dan Gunung Tangkuban Perahu.

Hotel bintang 4 ini direncanakan akan menghadirkan 300 kamar tamu dan suites yang dirancang penuh gaya kontemporer khas Aston. Sebagai bagian dari fasilitas MICE yang ditawarkan, hotel ini juga akan menghadirkan pusat konferensi yang moderen yang terdiri dari beberapa ruang pertemuan dan ballroom yang dapat dipisahkan untuk acara yang lebih intim atau digabung untuk acara MICE yang lebih besar ataupun pertemuan sosial lainnya. Hotel ini juga akan menghadirkan sebuah restoran yang nyaman untuk pertemuan kasual ataupun acara makan santai, selain itu untuk kenyamanan para tamu hotel ini juga akan menghadirkan fasilitas rekreasi seperti kolam renang, pusat kebugaran dan spa.

Keuntungan lainnya untuk para tamu hotel, PT. Adi Cipta Group bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bandung untuk membangun Sky Bridge Cable Car untuk membantu mengurangi kemacetan lalu lintas di Kota Bandung. Pembangunan Cable Car ini akan menghubungkan beberapa jalan utama di Bandung dengan salah satu stasiun yang berada di Hotel yang akan menawarkan akses langsung menuju Jalan Siliwangi, Jalan Pasteur dan Jalan Setiabudi, menawarkan para tamu kemudahan dan kenyamanan ketika mengunjungi tujuan liburan yang populer. Cable Car ini dijadwalkan untuk mulai dibangun pada bulan Desember tahun ini dengan menggunakan teknologi dari Austria, Doppelmayr yang telah terpasang sebanyak 14.000 unit di lebih 80 negara.

“Bandung adalah kota metropolitan yang terus berkembang dan kami melihat hotel baru kami berada di lokasi yang tepat untuk menjadi pilihan sempurna bagi para pelancong bisnis maupun liburan. Kami berharap bahwa Aston Rendevouz Setiabudi - Bandung akan memberikan sejumlah pengalaman yang luar biasa untuk para tamu dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi para tamu yang mencari akomodasi dan fasilitas terbaik.” Ujar John Flood, President dan CEO dari Archipelago International.

Mengenai Archipelago International

Archipelago International merupakan salah satu operator hotel terkemuka di Indonesia dengan portofolio memiliki lebih dari 100 hotel dan 15.000 kamar serta lebih dari 100 properti sedang dalam pembangunan di Indonesia, Filipina dan Malaysia.

Archipelago International mengoperasikan beberapa Hotel dengan nama bran inti seperti : favehotel, NEO, Quest, Harper, Aston, Alana dan Kamuela. Archipelago International menawarkan pilihan dari villa mewah dengan kolam renang pribadi hingga pelayanan terpilih, hotel kelas ekonomi sampai dengan apartemen, dengan demikian para wisatawan Indonesia dapat menikmati jaringan hotel yang terbesar dan terlengkap.

 


Untuk Informasi dan Permintaan Gambar, dapat menghubungi :
Nita Janita Ekaniana
Regional Marketing & Communications Manager - West Indonesia
Archipelago International
Managing – Aston, Alana, Kamuela, Harper, Quest, Quest Vibe, Neo, Fave

Jakarta Corporate Office
Wisma Staco, 3rd Floor, Suite 100
T: 62218318800
F: 62218317180
E: Nita.E@ArchipelagoInternational.com
www.ArchipelagoInternational.com 
www.Aston-International.com
www.AlanaHotels.com 
www.KamuelaVillas.com 
www.HarperHotels.com 
www.QuestHotels.com 
www.NeoHotels.com 
www.FaveHotels.com

« Kembali ke berita