ARCHIPELAGO INTERNATIONAL MENCAPAI TONGGAK PERTUMBUHAN UTAMA

18 September 2019

Jakarta, September 2019 – Archipelago International, grup manajemen hotel swasta dan independen terbesar di Asia Tenggara, telah menetapkan tolak ukur baru dengan pencapaian total 20.000 kamar di seluruh portofolio merknya yang terdiri atas 150+ hotel di berbagai wilayah.

Archipelago International akan membuka lebih dari 100 hotel baru dalam kurun waktu 3 tahun kedepan dan meningkatkan jumlah inventarisnya hingga 40.000 kamar, hal tersebut turut didukung oleh permintaan dari dalam negeri yang besar serta strategi ekspansi internasional yang menghasilkan proyek berprofil tinggi di luar negeri.

“Kami adalah pemimpin dunia perhotelan di Bali, salah satu tujuan wisata paling populer di dunia. Hal tersebut membuat citra perusahaan kami semakin bagus serta meningkatkan permintaan dari para pemilik serta investor domestik dan internasional untuk bermitra dengan kami. Hasilnya adalah pertumbuhan volume yang signifikan serta perluasan wilayah geografis dari portofolio kami” kata Sam Hoso, Vice President Sales & Marketing, Archipelago International. 

Archipelago akan menjadi perusahaan hotel berbasis di Indonesia pertama yang memasuki pasar hotel Kerajaan Arab Saudi dengan pembukaan Grand Aston Jabal Omar Makkah tahun depan. Di Malaysia, proyek pembangunan Quest Hotel Port Dickson yang memiliki 700 kamar sedang berjalan dengan baik dan dijadwalkan untuk buka pada tahun 2020 di Selat Malaka. Di Kuba, Archipelago baru-baru ini mulai beroperasi di Grand Aston Cayo, Las Brujas Beach Resort & Spa, sebuah resor dengan 727 kamar di Northern Cays. Proyek Kuba yang kedua, Grand Aston Varadero Beach Resort dengan 531 kamar sedang dibangun, sementara proyek ketiga juga sedang dalam proses pembangunan di pusat kota Havana. Proyek dengan 600 kamar ini juga akan menjadi peluncuran secara brand Archipelago berkonsep mewah pertama, Huxley Hotels.

Baru-baru ini, Archipelago International juga diakui sebagai salah satu dari 100 jaringan hotel terbesar di dunia oleh majalah Hotels. Berdasarkan jumlah hotel dan kamar yang dimiliki, Archipelago International berada di peringkat ke-75 di seluruh dunia. Hal tersebut semakin menguatkan dan menegaskan posisi sebagai salah satu jaringan hotel terkemuka di wilayah Asia Pasifik.

“Pertumbuhan domestik sangat penting untuk strategi ekspansi Archipelago International karena pertumbuhan ekonomi yang cepat dan ekspansi populasi kelas menengah dan generasi muda. Dengan lebih dari 260

 

###

 

About Archipelago International

Archipelago International operates Indonesia’s largest portfolio of over 150 hotels with a further 100 new properties under development across Southeast Asia, the Caribbean, and the Middle East. With 20,000 rooms in more than 60 cities, the Group’s ultra-luxurious to select-service brands include ASTON, Alana, the Aston Heritage Collection, Huxley, Kamuela, HARPER, Quest, NEO, favehotels, and NOMAD.

Jakarta, September 2019 – Archipelago International, grup manajemen hotel swasta dan independen terbesar di Asia Tenggara, telah menetapkan tolak ukur baru dengan pencapaian total 20.000 kamar di seluruh portofolio merknya yang terdiri atas 150+ hotel di berbagai wilayah.

Archipelago International akan membuka lebih dari 100 hotel baru dalam kurun waktu 3 tahun kedepan dan meningkatkan jumlah inventarisnya hingga 40.000 kamar, hal tersebut turut didukung oleh permintaan dari dalam negeri yang besar serta strategi ekspansi internasional yang menghasilkan proyek berprofil tinggi di luar negeri.

“Kami adalah pemimpin dunia perhotelan di Bali, salah satu tujuan wisata paling populer di dunia. Hal tersebut membuat citra perusahaan kami semakin bagus serta meningkatkan permintaan dari para pemilik serta investor domestik dan internasional untuk bermitra dengan kami. Hasilnya adalah pertumbuhan volume yang signifikan serta perluasan wilayah geografis dari portofolio kami” kata Sam Hoso, Vice President Sales & Marketing, Archipelago International. 

Archipelago akan menjadi perusahaan hotel berbasis di Indonesia pertama yang memasuki pasar hotel Kerajaan Arab Saudi dengan pembukaan Grand Aston Jabal Omar Makkah tahun depan. Di Malaysia, proyek pembangunan Quest Hotel Port Dickson yang memiliki 700 kamar sedang berjalan dengan baik dan dijadwalkan untuk buka pada tahun 2020 di Selat Malaka. Di Kuba, Archipelago baru-baru ini mulai beroperasi di Grand Aston Cayo, Las Brujas Beach Resort & Spa, sebuah resor dengan 727 kamar di Northern Cays. Proyek Kuba yang kedua, Grand Aston Varadero Beach Resort dengan 531 kamar sedang dibangun, sementara proyek ketiga juga sedang dalam proses pembangunan di pusat kota Havana. Proyek dengan 600 kamar ini juga akan menjadi peluncuran secara brand Archipelago berkonsep mewah pertama, Huxley Hotels.

Baru-baru ini, Archipelago International juga diakui sebagai salah satu dari 100 jaringan hotel terbesar di dunia oleh majalah Hotels. Berdasarkan jumlah hotel dan kamar yang dimiliki, Archipelago International berada di peringkat ke-75 di seluruh dunia. Hal tersebut semakin menguatkan dan menegaskan posisi sebagai salah satu jaringan hotel terkemuka di wilayah Asia Pasifik.

“Pertumbuhan domestik sangat penting untuk strategi ekspansi Archipelago International karena pertumbuhan ekonomi yang cepat dan ekspansi populasi kelas menengah dan generasi muda. Dengan lebih dari 260

 

###

 

About Archipelago International

Archipelago International operates Indonesia’s largest portfolio of over 150 hotels with a further 100 new properties under development across Southeast Asia, the Caribbean, and the Middle East. With 20,000 rooms in more than 60 cities, the Group’s ultra-luxurious to select-service brands include ASTON, Alana, the Aston Heritage Collection, Huxley, Kamuela, HARPER, Quest, NEO, favehotels, and NOMAD.